bergoyang di 31012010

Masuk sebuah ruang, semula lengang, kemudian ruang itu bergerak, aku tahu kemana ia. Ruang itu tak cukup luas, ada tempat duduk melingkar mengelilingi ruang itu. Semula hanya aku dan seorang lagi di depanku, ia bertugas  mengendalikan ruang itu, ia harus menggerakannya.Sebuah suara khas  mengawali segalanya. Waktu berjalan lambat sesuai dengan pergerakan ruang itu. Lambat menyusuri kelokan jalan aspal yang indah sekali dengan lubang disana sini, dalam sebuah komplek perumahan. Keluar dari pintu gerbang perumahan, ruang itu menambah kecepatan geraknya, melaju dan menderu. Sesekali berhenti untuk menaikkan penghuni baru. Satu persatu memenuhi ruang dan tempat duduk melingkar itu penuh sudah.  Aku ingin mengabadikannya (otakku mengirimkan pesan singkat ke tangan).

“hei kau tangan, cepat ambil kertas dan drawing pen di tas, lalu sekarang tugasmu adalah menangkap apa yang didapat oleh si mata”

“oh siapp bos otak, kerjakan segera nich, eh mata aku minta kerjasamanya yach”

Dan pergulatan itupun terjadi, keadaan saat itu memang lain. Ruang itu menjadi bergetar hebat semakin kencang, penghuninya berdempetan. Apa yang dilihat oleh si mata, diterjemahkan oleh tangan dalam bentuk gambar lugas bebas, dengan garis yang ikutan menari bergoyang mesra, garis sering meleset dari perintah si otak ke sana kemari meriah sekali mengikuti getaran ruang yang aku sebut angkot romantik.

#4

Sesampai di pemberhentian pertama. Aku sebut koloni romantik, sebab disitu berkumpul banyak sekali ruang semacam angkot romantik  dengan berbagai ukuran, meski begitu orang menyebutnya dengan istilah terminal, tentu saja di situ tak hanya angkot romantik  tapi jenis yang lain yang lebih besar ukurannya. Aku berganti ruang ,yang ini lebih besar, hingga aku yakin penghuninya nanti bakalan lebih banyak. Apa yang terjadi selanjutnya adalah sama dengan goyangan mesra pertama, bahkan lebih seru, karena getarannya lebih besar . Sebut saja yang ini busway romantik. Meluncur  kencang mengiringi kerja otak, tangan dan mata berpadu menampilkan kembali realitas dalam bentuknya yang sederhana, ringan. Memfungsikannya sebagai artefak dalam brangkas si otak.

#5

Pergerakan itu berhenti dalam kotak dengan hiasan kaca dan pintu, orang ramai menyebutnya shelter, aku setuju saja. Dari situ si kaki mengajakku memasuki ruang permanen tak bergerak yang cukup besar, ruang itu aku sebut ruang memori, disana banyak terdapat benda-benda yang jika aku memasukinya, aku akan terbawa pada masa-masa yang lampau. Orang menyebutnya museum, yang ini disebut sebagai Museum Bank Mandiri

tiket masuknya murah lho....

Menyusuri tiap sudut ruang memori itu, sangat menyenangkan, sungguh luas hingga menguras tenaga, ada banyak sekali benda-benda lampau yang ditata apik. Karena luasnya ruang memori itu, tenagapun terkuras, si perut sudah berkoar minta rehat, sedang si otak ngotot memerintahkan tangan dan mata untuk menghasilkan artefak lagi, maka dalam kondisi seperti itu, si perut mengirimkan nada protes dengan semakin mengurangi asupan tenaga untuk si tangan. Kemudian semua sepakat untuk mengibarkan dua bendera, yaitu lelah dan lapar. Tapi si hati berkata, “gak papa kok, kalo hasilnya segini, besok juga masih bisa kembali kesini”

#6

#7

#8

#9

#10

#11

Saat keliling mencari ruang hasrat perut, si otak mengingatkan semua rekan kerjanya untuk mengajukan Surat Keputusan Bersama, yang intinya “bahwa ini sudah waktunya untuk aku menghadap pada Penguasa Tertinggi yang memiliki aku dan para rekan kerjaku, yang membuat aku mampu menempuh dan bergoyang”, lalu aku pergi menghadapNya.

Advertisements

2 Comments (+add yours?)

  1. bintangtimur
    Feb 06, 2010 @ 03:02:35

    Asfan…coretan-coretan gambar disini keren banget!
    Tau nggak, saya paling nggak bisa ngegambar…paling top, gambar saya hanya gunung, sawah dan matahari terbit itu…hehehe 😛

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RSS bacaan menarik

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
%d bloggers like this: